Sabtu, 28 Juni 2008

Unesco Ciptakan School On Internet di Indonesia

Unesco berniat untuk memasukkan beberapa perguruan tinggi di Indonesia bersama dengan Universitas Keio, Jepang, ke dalam jaringan pendidikan berbasis Internet miliknya. Hal ini, menurut Unesco dapat mempercepat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara global dengan metode belajar jarak jauh. Perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam daftar Unesco yakni IT. Bandung, Universitas Hasanuddin Makassar, Universitas Brawijaya Malang, Universitas Syah Kuala Banda Aceh, dan Universitas Sam Ratulangi Manado.

Universitas Keio, merupakan koordinator dari program "School on Internet (SOI)" yang beranggotakan 27 perguruan tinggi dari 13 negara, termasuk Indonesia. Kerja sama antara Universitas Keio dengan 27 perguruan tinggi se-Asia Tenggara dan Unesco tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Roppongi Academy Hill, Tokyo pada hari Kamis (27/06) kemarin. MoU ditandatangani oleh Yuichiro Anzai, Rektor Universitas Keio dan Hubert Gijzen, Direktur UNESCO Jakarta, juga disaksikan oleh para pimpinan tertinggi se-Asean.

Menurut Hubert Gijzen, kerja sama antara Unesco dengan berbagai Universitas se-Asean dapat membuka pintu gerbang pendidikan di Asia dan Pasifik kepada banyak orang sehingga diharapkan dapat meningkatkan sumber daya pendidikan. Hubert Gijzen juga menambahkan bahwa sumber daya pendidikan atau kaum intelektual nantinya dapat langsung memperoleh bahan-bahan kuliah, riset, dan nara sumber yang berkualitas.

Adang Surahman, Wakil Rektor Senior Bidang Akademik IT. mengungkapkan, program Unesco ini merupakan terobosan cukup berarti khususnya dalam bidang pendidikan. Hal ini dikarenakan kerja sama tersebut dapat menutupi kekurangan dari sumber daya manusia Indonesia, termasuk tenaga pengajar dan hasil-hasil risetnya. Semua itu, juga dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Dengan adanya program dari Unesco ini, tuntutan seperti adanya keharusan akan ruang kelas, pengajar dan peralatan peraga bisa teratasi hanya dengan melalui jaringan internet.

Tidak ada komentar: